Persentase Luka Bakar

Persentase Luka Bakar – Luas luka bakar mengacu pada peresentase luas luka bakar derajat kedua atau lebih (tidak termasuk derajat pertama) dibanding dengan luas permukaan tubuh. Untuk menentukan luas luka bakar, tubuh dibagi menjadi presentase relatif luas permukaan. Sebagai contoh, lengan (atas dan bawah) dianggap memilki luas 9% dari luas permukaan tubuh, tungkai depan dan belakang 18% torso depan dan belakang 18%, kepala 9% dan daerah genital 1%. Peresentase luas tubuh yang terbakar dijumlahkan sehingga didapat peresentasi total. Penentuan persentase luka bakar dengan metode ini disebut “Rumus Sembilan” (rules of nine).

Persentase Luka Bakar

Persentase Luka Bakar

LUKA BAKAR

Penentuan persentase luas luka bakar pada area permukaan tubuh penting selama pengkajian awal untuk menentukan apakah pasien harus dikirim ke pusat luka bakar dan ketika menghitung kebutuhan cairan dan nutrien. Berdasarkan penentuan tersebut, luka bakar luas didefinisikan sebagai luka bakar yang mengenai 25% sampai 40% luas permukaan tubuh seorang dewasa dan antara 15%-25% luas permukaan tubuh anak. Luka bakar yang luasnya lebih dari 40% pada orang dewasa atau 25% pada anak berkaitan dengan angka kematian yang tinggi.

Efek Persentase Luka Bakar yang luas

Luka bakar yang luas mempengaruhi metabolisme dan fungsi setiap sel tubuh. Semua sistem terganggu, terutama sistem kardiovaskular. Karena semua organ memerlukan aliran darah yang adekurat, maka perubahan fungsi kardiovaskular memiliki dampak luas pada daya tahan hidup dan pemulihan pasien, begitu pula adanya dengan perubahan sel.

Perhitungan persentase luka bakar yang terjadi berdasarkan perhitungan Rule of Nine adalah :

  1. Kepala dan juga leher sebesar : 9%
  2. Ektermitas atas 2 x 9% (bagian kiri dan kanan)
  3. Paha dan betis kaki : sebesar 4 x 9% (dibagian kiri dan kanan)
  4. Dada, perut, punggung, dan bokong : 4 x 9%
  5. Perineum dan genitalia sebesar : 1%

Dan dalam kondisi yang darurat mak Anada bisa menggunakan cara cepat yakni adalah dengan menggunakan luas telapak tangan penderita luka bakar. Prinsipnya adalah bahwa luas telapak tangan sebesar 1% luas tubuh.

Persentase luka bakar yang terjadi biasanya mengakibatkan syok dan juga kaget serta kesakitan pada penderitanya. Selain itu pembuluh kapiler yang sudah terpajan pada suhu tinggi mengalami rusak dan permeabilitas meninggi. Sel darah yang ada di dalamnya juga akan mengalami kerusakan sehingga akan menyebabkan terjadinya penyakit anemia. Meningkatkan permeabilitas ini akan menyebabkan suatu masalah oedem dan juga menimbulkan bula yang sangat banyak pada elektrolit. Hal ini pada akhirnya juga akan menyebabkan cairan hilang akibat dari terjadinya penguapan dengan berlebihan dan masuknya cairan bula yang akan terbentuk dibagian luka bakar derajat dua dan pengeluaran cairan dari luka bakar di derajat tiga. Jika luka bakar meluas kurang dari jumlah 20%, biasnaya mekanisme kompensasi pada tubuh masih bisa diatasi, namun jika lebih dari 20% maka akan terjadi syok hipovolemik dengan gejalanya yang khas misalnya adalah rasa gelisah, pucat, dingin, berkeringat, nadi yang kecil, dan juga cepat, tekanan darah yang akan mengalami penurunan. Pembengkakan yang terjadi dengan pelan-pelan dan maksimal terjadi setelah kurang lebih 8 jam.

PERSENTASE LUKA BAKAR

Penilaian pada persentase luka bakar adalah :

  1. Luka bakar grade 1
    – Luka bakar ini biasanya disebut dengan superfisial
    – Biasanya mengenai lapisan luar epidermis, namun tidak mengenai daerah dermin
    – Kulit yang terlihat berwarna meerah, sedikit oedem, dan rasa nyeri
    – di hari keempat akan mengalami masalah deskuamasi epitel
  2. Luka bakar grade II
    – Superficial partial thickness
    – Deep partial thickness
  3. Luka bakar grade III
    – Biasanya menimbulkan kerusakan yang terjadi dibagian jaringan yang permanen
    – Rasa sakit yang kadang dirasakan tidak terlalu berasa karena ujung-ujung saraf dan pembuluh darah sudah hancur
    – Luka bakar yang meliputi bagian kulit, lemak subkutis sampai mengenai bagain otot dan tulang
  4. Luka bakar grade IV warnanya hitam

Hal yang dilakukan untuk merawat luka bakar pertama kali dan mencegah terjadinya bekas luka bakar adalah :

  1. Hindarilah sumber api dan matikanlah api diseluruh tubuh misalnya adalah dengan menghentikan atau menutup bagian yang terbakar. Anda bisa menghentikan pasokan dari oksigen ke bagian api yang menyala.
  2. Singkirkan baju dan beberapa jenis lain yang akan membuat efek Torniket
  3. Cucuilah atau rendam luka bakar dengan menggunakan air mengalir selama 15 menit
  4. Bersihkan dengan sabun dan air hangat, kemudian dioleskan dengan menggunakan obat luka bakar.
  5. Balut menggunakan kasa bersih dan berikan sedikit tekanan.

Persentase Luka Bakar


=====================================

>>> Abecell Untuk Pengobatan Luka Bakar dan Memperbaiki Jaringan Kulit yang rusak, Klik Detail disini!
=====================================


This entry was posted in Luka Bakar and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>