Klasifikasi Luka Bakar

Klasifikasi Luka Bakar – Luka bakar adalah kerusakan jaringan karena kontak dengan agens, termal, kimiawi atau listrik. Keparahan luka bakar dikaji dengan menentukan kedalaman cedera luka bakar, presentase area permukaan tubuh yang terkena dan keterlibatan bagian tubuh khusus. Ada 4 jenis utama luka bakar, yakni termal, kimia, listrik, dan radioaktif.

Klasifikasi Luka Bakar

Klasifikasi Luka Bakar

LUKA BAKAR

KLASIFIKASI LUKA BAKAR

Klasifikasi luka bakar sesuai kedalamannya

Klasifikasi Luka Bakar Derajat 1

– Superfisial hanya meliputi epidermis superfisial (misalnya tersengat matahari).

– Gejala ; nyeri, kemerahan, tidak ada kerusakan jaringan atau saraf.

Klasifikasi Luka Bakar Derajat 2 (Sebagian lapisan kulit)

– Dermal superfisial sampai dalam meliputi seluruh epidermis dan berbagai ukuran dermis (misalnya tersiram air panas).

– Gejala : nyeri, merah, kulit edema, veiskel.

Klasifikasi Luka Bakar Derajat 3

– Epidermis dan dermis rusak, meliputi jaringan adiposa subkutan, fasia otot, dan tulang (misalnya terbakar api).

– Gejala : tidak nyeri, kulit putih, merah, atau hitam dan kulit edema.

Insidens

  1. Luka bakar adalah penyebab utama kedua dari cedera kecelakaan dan kematian pada anak-anak dibawah usia 14 tahun.
  2. Luka bakar yang disebabkan oleh agens termal adalah luka bakar yang paling sering terjadi dan umumnya terjadi di dapur atau kamar mandi.
  3. Luka bakar karena listrik dan bahan kimia biasnaya terjadi pada kelompok anak usia todler.
  4. Tiga perempat dari semua luka bakar diduga dapat dicegah.

CARA MENGATASI LUKA BAKAR

Dibawah ini cara melakukan penanganan luka bakar akibat beberapa hal :

  1. Perawatan luka bakar kiabt bahan kimia
    Luka bakar yang terjadi akibat bahan kimia biasanya akan menimbulkan bekas luka parut yang sangat dalam. Caranya adalah lepaskanlah pakaian yang Anda pakai yang sudah terkena dengan bahan kimia kemudian cucilah dengan baik pada bagian yang terkena dengan menggunakan air yang banyak. Ada baiknya Anda membasuh bagian yang terkena bahan kimia tadi dengan menggunakan air mengalir selama kurang lebih 15 menit. Jika bahan kimia yang membakar tubuh tadi adalah asam keras, maka cobalah untuk menetralkannya dengan menggunakan kain yang basah yang direndam ke dalam larutan natrium bikarbonat. Luka bakar akibat alkali bisa dinetralkan dengan menggunakan cuka. Luka bakar yang disebabkan karena karbol bisa dinetralkan dengan menggunakan alkohol. Jika mengalami luka bakar yang hebat, maka sebaiknya taruhlah kain basah seperti yang sudah dianjurkan tadi dan bawalah penderita luka bakar ke dokter.
  2. Perawatan luka bakar akibat uap
    Luka bakar yang diakibatkan karena uap harus mendapatkan perawatan khusus luka bakar seperti luka bakar serius yang lain. Jika si korban atau penderita merasa lemah, maka sebaiknya berikanlah ia minuman yang hangat. Jika ia tidak sadar, maka baringkanlah tubuhnya dan jangan diberikan minum segeralah bawa penderita kerumah sakit.
  3. Perawatan luka bakar akibat listrik
    Luka bakar yang disebabkan kakrena listrik perlu mendapatkan perawatan luka bakar serius yang lain. Caranya adalah rawatlah luka bakar seperti melakukan perawatan untuk luka bakar serius yang lainnya.
  4. Perawatan luka bakar akibat sinar matahari
    Hal ini merupakan salah satu luka bakar yang umum dialami oleh banyak orang. Caranya sederhana untuk mengatasi luka bakar akibat penyebab ini maka Anda cukup mengoleskan minyak zaitun atau juga krim dingin ke bagian luka yang terbakar. Sebaiknya korban tetap diam dan berbaring. Obat luka bakar untuk menghilangkan rasa sakit bisa diberikan untuk membantu menghilangkan rasa nyeri. Dan kantung es serta alat pendingin yang lain misalnya seperti penggunaan handuk yang dicelupkan atau dimasukkan ke dalam air es juga bisa ditempelkan ke bagian kulit yang terbakar untuk membantu menghilangkan rasa nyeri. Lotion celamin bisa membantu untuk mengatasi luka bakar secara alami.

Sebaiknya jika Anda terkena luka bakar, maka jangan memecah lepuhan atau bula. Lepuhan yang berisi dengan cairan bisa membantu melindungi kulit dari terjadinya infeksi. Dan jika lepuhan ini pecah, maka bersihkanlah setiap hari dengan menggunakan air atau menggunakan sabun yang lembut. Oleskanlah salep antibiotika, namun jika muncul ruam merah maka hentikanlah pemakaian salep. Anda harus memperhatikan tanda-tanda infeksi apa saja yang terjadi. Pada kasus luka bakar ringan biasanya akan bisa sembuh tanpa melakukan perawatan lebih lanjut lagi dalam 1-2 minggu. Luka mungkin bisa sembuh dengan terjadinya perubahan pigmen yang berarti bahwa pada bagian daerah yang sembuh warnanya akan berbeda dari kulit yang sehat dan juga kulit sekitarnya.

Klasifikasi Luka Bakar


=====================================

>>> Abecell Untuk Pengobatan Luka Bakar dan Memperbaiki Jaringan Kulit yang rusak, Klik Detail disini!
=====================================


This entry was posted in Luka Bakar and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>