Luka Bakar Pada Anak

Luka Bakar Pada Anak – Wawasan klinis dari perawatan luka bakar mengacu pada fisiologi cairan dan elektrolit, infeksi bedah, pemeliharaan nutrisi, pemantauan kardiopulmonar, dan perawatan luka, dimana tidak ada satupun dapat diatasi sebagai konidisi-kondisi yang terpisah tanpa pemahaman proses penyakit secara keseluruhan. Pusat-pusat perawatan luka bakar sebaiknya dilengkapi dengan peralatan yang dapat memberikan pelayanaan pendukung jangka panjang, untuk pasien-pasien dengan luka bakar yang lebih kecil dan yang tidak memerlukan rawat inap.

Luka Bakar Pada Anak

Luka Bakar Pada Anak

LUKA BAKAR PADA ANAK

Lebih dari 80% luka bakar pada anak balita merupakan cedera lepuh. Luka ini dapat terjadi bila bayi dan balita tak terurus dengan baik, dimasukkan ke dalam bak mandi yang berisi air yang sangat panas, dan anak tak mampu keluar dari bak mandi tersebut. Selain itu,  kulit balita lebih tipis daripada kulit anak yang lebih besar dan orang dewasa, karenanya lebih rentan terhadap cedera. Luka bakar khususnya pada anak yang mendapat cangkokan kulit, menyebabkan henti pertumbuhan yang berat, terutama pada tahun pertama pasca luka bakar, dan keterlambatan pertumbuhan ini belum akan pulih setidaknya selama 3 tahun setelah cedera. Pada akhirnya, luka bakar juga dapat pula merupakan manifesrasi dari penyiksaan anak.

Luka bakar pada anak perlu di tutup dengan kain yang bersih atau kasa pembalut, untuk mencegah kontaminasi lebih lanjut dari permukaan luka, dan mengurangi nyeri pada daerah-daerah ketebalan tertentu dari luka bakar. Selanjutnya  korban diselimuti dengan selimut yang bersih guna mencegah kehilangan panas tubuh dan mengurangi resiko hipotermia. Korban dengan cedera sedang atau berat harus segara dibawa ke rumah sakit untuk perawatan yang tepat. Jika lama perjalanan ke rumah sakit tempat perawatan lebih dari 45 menit, atau bila pasien mengalami pendarahan sehubungan dengan cedera mekanis di dalamnya, maka larutan garam fisiologis perlu diberikan memakai kanula terbesar yang dapat pasang pada vena perifer.

CARA MENGOBATI LUKA BAKAR

Rendaman dalam air es atau pemakaian kantong-kantong es dapat mengurangi nyeri pada daerah-nyeri kecil luka bakar pada anak dengan ketebalan parsial, dan uga dapat mengurangi derajat kerusakan jaringan pada pasien-pasien tersebut. Tindakan ini dapat dilakukan dalam 10 hingga 15 menit setelah cedera. Kantong es dan rendaman dalam air es jangan dilakukan pada luka bakar yang  luas selama lebih dari 15 menit.

Hal-hal yang menentukan pada pasien-pasien luka bakar pada anak anara lain luas dan dalamnya luka bakar, lokasi luka, usia pasien, zat penyebab, ada tidaknya trauma mekanis penyerta dan penyakit lain yang sudah ada sebelumnya.  Beberapa penyakit seperti nekrolisis epidermal toksik dan penyebab cedera kulit  yang lebih luas lainnya, dapat sangat menyerupai luka bakar dan memerlukan sumber daya dan keahlian yang sama untuk menanganinya.

Luka bakar tringan perlu diberishkan dengan desinfektan deterjen bedah , dilakukan debridement, dan dibiarkan mongering. Jika memakai kasa pembalut maka  perlu diganti setiap 3 haru dan luka diinspkesi. Jika proses penyembuhan berjalan memuaskan, maka kasa pembalut dapat diberikan lagi, namun jika timbul infeksi pasien perlu dirawat dirumah sakit, dan luka dirawat dengan kemoterapik topical dan antibiotic sistemik.

MENCEGAH TERJADINYA LUKA BAKAR DIRUMAH

Untuk mengurangi resiko dari terjadinya masalah luka bakar di dalam rumah, maka Anda bisa menerapkan langkah-langkah dibawah ini :

  1. Sebaiknya jangan pernah meninggalkan masakan Anda diatas kompor tanpa ada pengawasan
  2. Saat memasak, maka sebaiknya gunakan sarung tangan misalnya adalah saat Anda sedang menangani oven untuk membantu melindungi dan juga menutup tangan didaerah pergelangan tangan
  3. Sebaiknya jauhkanlah dari cairan panas dan juga dari jangkauan anak-anak.
  4. Saat memasak maka sebaiknya jangan pernah mengenakan pakaian yang loosefitting yang akan membuat resiko pakaian terjerat api diatas kompor
  5. Sebaiknya jauhkanlah pemasa ruangan dari bahan-bahan yang bisa dengan mudah terbakar
  6. Jangan merokok di dalam rumah apalagi merokok diatas tempat tidur
  7. Jauhkanlah jenis bahan kimia dari anak-anak, misalnya adalah korek api

Cara mengobati luka bakar secara alami adalah :

  1. Pastikan terlebih dahulu bahwa penyebab dari luka bakar sudah dipadamkan atau sudah dihapus.
  2. Dinginkanlah luka bakar
  3. Oleskanlah lotion atau pelembab Anda bisa menggunakan gel lidah buaya.
  4. Tutuplah luka bakar dengan pembalut kasa yang steril jangan terlalu kuat.
  5. Ambillah obat luka bakar pereda nyeri misalnya adalah obat Aspirin, ibuprofen naproxen, dan juga acetaminophen.
  6. Sebaiknya jangan merusak dan juga mengupas luka dari lepuhan yang pecah hal ini akan membuat kulit Anda menjadi lebih rentan untuk bisa terkena infeksi. Jika luka lepuh masih terbuka maka Anda bsia menyiramnya dengan menggunakan sabun antibakteri dan juga air. Oleskanlah salep antibiotik dan juga perban untuk mencegah bekas luka semakin parah.

Luka Bakar Pada Anak

 

Posted in Luka Bakar | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Luka Bakar Parah

Luka Bakar Parah – Luka bakar dapat timbul akibat kulit terpajan ke suhu tinggi, syok listrik atau bahan kimia. Luka bakar diklasifikasikan berdasarkan kedalaman dan luas daerah yang terbakar. Luka bakar dapat digolongkan sebagai derajat pertama superfisial, derajat kedua ketebalan parsial superfisial, derajat kedua ketebalan parsial dalam atau derajat ketiga ketebalan penuh atau Luka Bakar Parah.

Luka Bakar Parah

Luka Bakar Parah

DERAJAT LUKA BAKAR

Luka bakar derajat pertama superfisial terbatas pada epidermis yang ditandai dengan adanya nyeri dan eritema tanpa lepuh. Kuliy sembuh spontan dalam 3 sampai 4 hari dan tidak meninggalkan jaringan parut, biasanya tidak timbul komplikasi, misalnya luka bakar akibat sinar matahari.

Luka bakar derajat kedua ketebalan parsial dalam meluas ke epidermis dan ke dalam lapisan dermis. Luka bakar ini sangat nyeri dan menimbulkan lepuh dalam beberapa menit. Luka bakar ini biasanya sembuh tanpa meninggalkan jaringan parut, walaupun orang-orang tertentudapat mengalami jaringan parut akibat luka ini. Penyembuhan biasanya memerlukan waktu sebulan. Komplikasi jarang terjadi, walaupun mungkin timbul infeksi sekunder pada luka. Luka bakar derajat kedua ketebalan parsial dalam meluas ke seluruh dermis. Folikel rambut mungkin ututh dan akan tumbuh kembali. Luka bakar jenis ini hanya sensitif parsial terhadap nyeri karena luasnya destruksi saraf-saraf sensorik. Namun, daerah di sekitarnya biasanya mengalami luka bakar derajat kedua superfisial yang nyeri. Pada luka bakar jenis ini penyembuhannya memerlukan waktu beberapa minggu dan pembersihan secara bedah untuk membuang jaringan mati. Biasanya diperlukan tandur kulit untuk membuang jaringan mati. Biasanya diperlukan tandur kulit. Pada luka bakar ini selalu terjadi pembentukan jaringan parut.

Luka bakar derajat ketiga atau Luka Bakar Parah ketebalan penuh meluas ke epidermis, dermis dan jaringan subkutis. Kapiler dan vena mungkin hangus dan aliran darah ke daerah tersebut berkurang. Saraf rusak sehingga luka tidak terasa nyeri. Namun, daerah sekitar biasanya memperlihatkan nyeri seperti pada luka bakar derajat kedua, Luka bakar jenis ini mungkin memerlukan waktu berbulan-bulan untuk sembuh dan memerlukan pembersihan secara bedah dan penanduran. Luka bakar serajat ketiga membentuk jaringan parut dan jaringan tampak seperti kulit yang keras. Luka bakar derajat keempat meluas ke otot, tulang dan jaringan dalam.

CARA MENGOBATI LUKA BAKAR

Perawatan medis pada luka bakar parah untuk mencegah timbulnya bekas luka yang parah adalah :

  1. Penilaian dari luka bakar dan juga kondisi luka bakar yang terkait misalnya cedera inhalasi. Jika belum melakukannya maka pakaian dan perhiasan biasanya akan dikeluarkan dari area yang mengalami terbakar.
  2. Penggunaan obat luka bakar cairan infus iintravena. Biasanya dokter memberikan cairan dengan terus menerus lewat vena untuk mencegah terjadinya dehidrasi.
  3. Obat luka bakar biasanya diberikan obat oral dan obat nyeri IV serta jenis antibiotik yang diberikan dalam membantu untuk mengurangi nyeri dan mencegah terjadinya infeksi. Obat topikal yang digunakan juga bisa diterapkan pada daerah yang mengalami terbakar untuk bisa membantu mengurangi terjadinya rasa sakit dan bisa membantu untuk mempercepat proses penyembuhan
  4. Luka perawatan. Biasanya luka bakar dibersihkan dan sisa yang tertanam di dalam serpihan pakaian atau juga sampah harus dibersihkan dan dibuang.
  5. Pelindung dressing. Tergantung dari ukuran serta lokasi pada luka bakar bagian yang mengalami luka bakar biasanya dibalut dengan menggunakan pembalut serta perban dalam membantu melindungi kulit, membantu mengurangi rasa sakit dan juga untuk mencegah dari hilangnya panas dan juga kelembapan lewat luka.
  6. Pencangkokan kulit. Untuk jenis penyakit luka bakar yang mencakup ke daerah yang luas dari kulit, maka biasanya akan dilakukan pencangkokan kulit yang bisa saja dibutuhkan untuk membantu regenerasi jaringan kulit, mencegah terjadinya bekas luka jaringan parut dan untuk membantu proses penyembuhkan luka bakar.
  7. Teknik pembedahan
    Untuk kasus luka bakar parah, operasi pembedahan mungkin diperlukan dalam membantu menutup luka, membuang semua jaringan yang mati atau juga untuk mengobati komplikasi yang terkait atau berhubungan dengan luka bakar.

Cara mengobati luka bakar ringan, maka Anda bisa menggunakan beberapa bahan alami seperti dibawah ini :

  1. Menggunakan madu murni
    Zat antiseptik alami yang ada di dalam madu bisa membantu untuk menyembuhkan luka bakar ringan. Caranya adalah oleskanlah madu murni ke bagian luka bakar.
  2. Menggunakan lidah buaya
    Obat herbal untuk luka bakar adalah dengan lidah buaya. Kandungan alami yang ada di dalam lidah buaya sangat baik untuk kesehatan kulit. Caranya adalah potonglah lidah buaya serta gelnya agar keluar dan kemudian gel tadi dioleskan pada luka. Lakukanlah cara ini dengan teratur dan berulang sampai luka bakar mengering.

Luka Bakar Parah

Posted in Luka Bakar | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Perawatan Luka Bakar

Perawatan Luka Bakar – Hal-hal yang menentukan seseorang yang menderita luka bakar antara lain luas dan dalamnya luka bakar, lokasi luka, usia pasien, zat penyebab ada tidaknya trauma mekanis penyerta, dan penyakit lain yang sudah ada sebelumnya.

Perawatan Luka Bakar

Perawatan Luka Bakar

LUKA BAKAR

Petunjuk yang membantu menentukan kasus-kasus luka bakar yang harus dirawat di rumah sakit. Beberapa penyakit seperti nekrolisis epidermal toksik dan penyebab cedera kulit yang luas lainnya dapat sangat menyerupai luka bakar dan juga memerlukan sumber daya dan keahlian yang sama untuk menanganinya.

Petunjuk untuk kasus-kasus luka bakar yang memerlukan Perawatan Luka Bakar di rumah sakit :

  1. Luka bakar derajat dua -15% LPIT
  2. LUka bakar derajat tiga-5% LPTT (luka bakar seperti ini memerlukan eksisi dan penutupan secara bedah)
  3. Luka bakar pada wajah, kaki, tangan dan perineum
  4. Luka bakar akibat sengatan listrik
  5. Cedera inhalasi, termasuk inhalasi asap dan keracunan karbonmonoksida
  6. Luka bakar kimia (luka seperti ini memerlukan irigasi yang lama, biasanya dalam dan menimbulkan luka bakar derajat tiga).
  7. Pasien-pasien luka bakar dengan cedera lain, termasuk fraktur dan trauma tumpul atau tembus yang berat.
  8. Luka bakar pada pasien di bawah usia 10 tahun atau di atas 50 tahu
  9. Luka bakar pada pasien-pasien dengan penyakit serius lainnya (misalnya diabetes mellitus, alkoholisme kronik, sirosis, penyakit jantung, AIDS).
  10. Semua anak yang dicurigai menjadi korban penyiksaan atau pengabaian anak
  11. Luka bakar terinfeksi yang mula-mula ditangani sebagai kasus rawat jalan
  12. Luka bakar tingkat tiga yang kecil yang paling baik diatasi dengan eksisi dini dan pencangkokan.
  13. Luka bakar yang kecil pada pasien yang tidak dapat merawat luka tersebut yang jika dibiarkan tak terawat memiliki potensi yang besar untuk terjadinya infeksi.
  14. Sindom kehilangan kulit yang luas dan akut yang memerlukan kualitas perawatan pusat luka bakar (misal sindrom Stevens-Johnson/nekrolisis epidermal toksik, luka terkelupas yang luas).

Infeksi yang terjadi akibat perawatan luka bakar yang telat adalah :

  1. Penyalahgunaan obat
  2. Penderita gangguan mental
  3. Tuna wisma
  4. Pasien yang dirawat di bagian lain dan mengalami luka bakar yang serius
  5. Anak kecil dengan lingkungan rumah yang tidak dapat diandalkan

Perawatan luka bakar untuk kasus yang ringan, maka sebaiknya tidak usah dibawa kerumah sakit. Perawatan luka bakar ringan cukup Anda lakukan dirumah saja. Caranya adalah cucilah semua bagian luka bakar dengan menggunakan sabun antiseptik dan air hangat. Setelah itu Anda bisa mengoleskan petrolatum atau juga vaselin dan kemudian di tutup dengan menggunakan kain kasa. Balutlah bagian tangan atau tubuh yang terkena luka bakar dengan baik. Setelah itu tekanan yang diberikan pada kain kasa bisa dibalutkan jika memang bisa membantu untuk mengurangi rasa nyeri dan juga untuk membantu mengurangi terjadinya kehilangan cairan tubuh. Namun jika rasa nyeri yang terjadi sangat besar, maka si korban bisa diberikan dengan obat luka bakar seperti penghilang rasa sakit seperti antalgin atai asam mefenamat sebaiknya berhati-hati untuk menggunakan obat ini karena termasuk sebagai obat keras dan juga penggunaan obat parasetamol untuk menghilangkan rasa sakit dan rasa nyeri.

CARA PERAWATAN LUKA BAKAR

Untuk perawatan luka bakar yang berat yang kasusnya luka bakar sampai menembus ke dalam lapisan kulit dan biasanya juga akan menimbulkan suatu lepuhan, maka caranya adalah bersihkanlah kulit terlebih dahulu kemudian keluarkanlah semua kotoran dengan menggunakan sabun serta air hangat. Keadaan lepuhan yang besar biasanya boleh dipecahkan dengan menggunakan jarum dan ujung pisau yang tajam yang sebelumnya sudah terlebih dahulu disterilkan atau dibersihkan dari kuman dengan menggunakan nyala api atau juga dengan menggunakan alkohol. Setelah itu taruhlah kain kasa yang sudah dibubuhi dengan menggunakan vaselin pada bagian yang mengalami serangan luka bakar dan setelah itu balutlah dengan baik.

Ingatlah, jika luka bakar yang terjadi mencapai 10% dari tubuh, maka sebaiknya langsung ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan luka bakar yang intensif. Luka bakar akan menjadi suatu hal yang berbahaya jika terkena ke bagian tangan, wajah, kaki dan juga alat kelamin. Jika penderita luka bakar mengalami shock atau stres namun masih dalam keadaan sadar, maka sebaiknya berikanlah air hangat. Dan setelah itu segeralah bawa korban kerumah sakit dan ingatlah jangan pernah berusaha untuk memberikan minuman kepada orang lain yang sedang tidak sadar.

Untuk kasus luka bakar ringan, maka obat luka bakar yang alami adalah dengan menggunakan lidah buaya dan juga menggunakan minyak zaitun. Hal ini dilakukan untuk mencegah terbentuknya bekas luka.

Perawatan Luka Bakar

Posted in Luka Bakar | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Persentase Luka Bakar

Persentase Luka Bakar – Luas luka bakar mengacu pada peresentase luas luka bakar derajat kedua atau lebih (tidak termasuk derajat pertama) dibanding dengan luas permukaan tubuh. Untuk menentukan luas luka bakar, tubuh dibagi menjadi presentase relatif luas permukaan. Sebagai contoh, lengan (atas dan bawah) dianggap memilki luas 9% dari luas permukaan tubuh, tungkai depan dan belakang 18% torso depan dan belakang 18%, kepala 9% dan daerah genital 1%. Peresentase luas tubuh yang terbakar dijumlahkan sehingga didapat peresentasi total. Penentuan persentase luka bakar dengan metode ini disebut “Rumus Sembilan” (rules of nine).

Persentase Luka Bakar

Persentase Luka Bakar

LUKA BAKAR

Penentuan persentase luas luka bakar pada area permukaan tubuh penting selama pengkajian awal untuk menentukan apakah pasien harus dikirim ke pusat luka bakar dan ketika menghitung kebutuhan cairan dan nutrien. Berdasarkan penentuan tersebut, luka bakar luas didefinisikan sebagai luka bakar yang mengenai 25% sampai 40% luas permukaan tubuh seorang dewasa dan antara 15%-25% luas permukaan tubuh anak. Luka bakar yang luasnya lebih dari 40% pada orang dewasa atau 25% pada anak berkaitan dengan angka kematian yang tinggi.

Efek Persentase Luka Bakar yang luas

Luka bakar yang luas mempengaruhi metabolisme dan fungsi setiap sel tubuh. Semua sistem terganggu, terutama sistem kardiovaskular. Karena semua organ memerlukan aliran darah yang adekurat, maka perubahan fungsi kardiovaskular memiliki dampak luas pada daya tahan hidup dan pemulihan pasien, begitu pula adanya dengan perubahan sel.

Perhitungan persentase luka bakar yang terjadi berdasarkan perhitungan Rule of Nine adalah :

  1. Kepala dan juga leher sebesar : 9%
  2. Ektermitas atas 2 x 9% (bagian kiri dan kanan)
  3. Paha dan betis kaki : sebesar 4 x 9% (dibagian kiri dan kanan)
  4. Dada, perut, punggung, dan bokong : 4 x 9%
  5. Perineum dan genitalia sebesar : 1%

Dan dalam kondisi yang darurat mak Anada bisa menggunakan cara cepat yakni adalah dengan menggunakan luas telapak tangan penderita luka bakar. Prinsipnya adalah bahwa luas telapak tangan sebesar 1% luas tubuh.

Persentase luka bakar yang terjadi biasanya mengakibatkan syok dan juga kaget serta kesakitan pada penderitanya. Selain itu pembuluh kapiler yang sudah terpajan pada suhu tinggi mengalami rusak dan permeabilitas meninggi. Sel darah yang ada di dalamnya juga akan mengalami kerusakan sehingga akan menyebabkan terjadinya penyakit anemia. Meningkatkan permeabilitas ini akan menyebabkan suatu masalah oedem dan juga menimbulkan bula yang sangat banyak pada elektrolit. Hal ini pada akhirnya juga akan menyebabkan cairan hilang akibat dari terjadinya penguapan dengan berlebihan dan masuknya cairan bula yang akan terbentuk dibagian luka bakar derajat dua dan pengeluaran cairan dari luka bakar di derajat tiga. Jika luka bakar meluas kurang dari jumlah 20%, biasnaya mekanisme kompensasi pada tubuh masih bisa diatasi, namun jika lebih dari 20% maka akan terjadi syok hipovolemik dengan gejalanya yang khas misalnya adalah rasa gelisah, pucat, dingin, berkeringat, nadi yang kecil, dan juga cepat, tekanan darah yang akan mengalami penurunan. Pembengkakan yang terjadi dengan pelan-pelan dan maksimal terjadi setelah kurang lebih 8 jam.

PERSENTASE LUKA BAKAR

Penilaian pada persentase luka bakar adalah :

  1. Luka bakar grade 1
    – Luka bakar ini biasanya disebut dengan superfisial
    – Biasanya mengenai lapisan luar epidermis, namun tidak mengenai daerah dermin
    – Kulit yang terlihat berwarna meerah, sedikit oedem, dan rasa nyeri
    – di hari keempat akan mengalami masalah deskuamasi epitel
  2. Luka bakar grade II
    – Superficial partial thickness
    – Deep partial thickness
  3. Luka bakar grade III
    – Biasanya menimbulkan kerusakan yang terjadi dibagian jaringan yang permanen
    – Rasa sakit yang kadang dirasakan tidak terlalu berasa karena ujung-ujung saraf dan pembuluh darah sudah hancur
    – Luka bakar yang meliputi bagian kulit, lemak subkutis sampai mengenai bagain otot dan tulang
  4. Luka bakar grade IV warnanya hitam

Hal yang dilakukan untuk merawat luka bakar pertama kali dan mencegah terjadinya bekas luka bakar adalah :

  1. Hindarilah sumber api dan matikanlah api diseluruh tubuh misalnya adalah dengan menghentikan atau menutup bagian yang terbakar. Anda bisa menghentikan pasokan dari oksigen ke bagian api yang menyala.
  2. Singkirkan baju dan beberapa jenis lain yang akan membuat efek Torniket
  3. Cucuilah atau rendam luka bakar dengan menggunakan air mengalir selama 15 menit
  4. Bersihkan dengan sabun dan air hangat, kemudian dioleskan dengan menggunakan obat luka bakar.
  5. Balut menggunakan kasa bersih dan berikan sedikit tekanan.

Persentase Luka Bakar

Posted in Luka Bakar | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Klasifikasi Luka Bakar

Klasifikasi Luka Bakar – Luka bakar adalah kerusakan jaringan karena kontak dengan agens, termal, kimiawi atau listrik. Keparahan luka bakar dikaji dengan menentukan kedalaman cedera luka bakar, presentase area permukaan tubuh yang terkena dan keterlibatan bagian tubuh khusus. Ada 4 jenis utama luka bakar, yakni termal, kimia, listrik, dan radioaktif.

Klasifikasi Luka Bakar

Klasifikasi Luka Bakar

LUKA BAKAR

KLASIFIKASI LUKA BAKAR

Klasifikasi luka bakar sesuai kedalamannya

Klasifikasi Luka Bakar Derajat 1

– Superfisial hanya meliputi epidermis superfisial (misalnya tersengat matahari).

– Gejala ; nyeri, kemerahan, tidak ada kerusakan jaringan atau saraf.

Klasifikasi Luka Bakar Derajat 2 (Sebagian lapisan kulit)

– Dermal superfisial sampai dalam meliputi seluruh epidermis dan berbagai ukuran dermis (misalnya tersiram air panas).

– Gejala : nyeri, merah, kulit edema, veiskel.

Klasifikasi Luka Bakar Derajat 3

– Epidermis dan dermis rusak, meliputi jaringan adiposa subkutan, fasia otot, dan tulang (misalnya terbakar api).

– Gejala : tidak nyeri, kulit putih, merah, atau hitam dan kulit edema.

Insidens

  1. Luka bakar adalah penyebab utama kedua dari cedera kecelakaan dan kematian pada anak-anak dibawah usia 14 tahun.
  2. Luka bakar yang disebabkan oleh agens termal adalah luka bakar yang paling sering terjadi dan umumnya terjadi di dapur atau kamar mandi.
  3. Luka bakar karena listrik dan bahan kimia biasnaya terjadi pada kelompok anak usia todler.
  4. Tiga perempat dari semua luka bakar diduga dapat dicegah.

CARA MENGATASI LUKA BAKAR

Dibawah ini cara melakukan penanganan luka bakar akibat beberapa hal :

  1. Perawatan luka bakar kiabt bahan kimia
    Luka bakar yang terjadi akibat bahan kimia biasanya akan menimbulkan bekas luka parut yang sangat dalam. Caranya adalah lepaskanlah pakaian yang Anda pakai yang sudah terkena dengan bahan kimia kemudian cucilah dengan baik pada bagian yang terkena dengan menggunakan air yang banyak. Ada baiknya Anda membasuh bagian yang terkena bahan kimia tadi dengan menggunakan air mengalir selama kurang lebih 15 menit. Jika bahan kimia yang membakar tubuh tadi adalah asam keras, maka cobalah untuk menetralkannya dengan menggunakan kain yang basah yang direndam ke dalam larutan natrium bikarbonat. Luka bakar akibat alkali bisa dinetralkan dengan menggunakan cuka. Luka bakar yang disebabkan karena karbol bisa dinetralkan dengan menggunakan alkohol. Jika mengalami luka bakar yang hebat, maka sebaiknya taruhlah kain basah seperti yang sudah dianjurkan tadi dan bawalah penderita luka bakar ke dokter.
  2. Perawatan luka bakar akibat uap
    Luka bakar yang diakibatkan karena uap harus mendapatkan perawatan khusus luka bakar seperti luka bakar serius yang lain. Jika si korban atau penderita merasa lemah, maka sebaiknya berikanlah ia minuman yang hangat. Jika ia tidak sadar, maka baringkanlah tubuhnya dan jangan diberikan minum segeralah bawa penderita kerumah sakit.
  3. Perawatan luka bakar akibat listrik
    Luka bakar yang disebabkan kakrena listrik perlu mendapatkan perawatan luka bakar serius yang lain. Caranya adalah rawatlah luka bakar seperti melakukan perawatan untuk luka bakar serius yang lainnya.
  4. Perawatan luka bakar akibat sinar matahari
    Hal ini merupakan salah satu luka bakar yang umum dialami oleh banyak orang. Caranya sederhana untuk mengatasi luka bakar akibat penyebab ini maka Anda cukup mengoleskan minyak zaitun atau juga krim dingin ke bagian luka yang terbakar. Sebaiknya korban tetap diam dan berbaring. Obat luka bakar untuk menghilangkan rasa sakit bisa diberikan untuk membantu menghilangkan rasa nyeri. Dan kantung es serta alat pendingin yang lain misalnya seperti penggunaan handuk yang dicelupkan atau dimasukkan ke dalam air es juga bisa ditempelkan ke bagian kulit yang terbakar untuk membantu menghilangkan rasa nyeri. Lotion celamin bisa membantu untuk mengatasi luka bakar secara alami.

Sebaiknya jika Anda terkena luka bakar, maka jangan memecah lepuhan atau bula. Lepuhan yang berisi dengan cairan bisa membantu melindungi kulit dari terjadinya infeksi. Dan jika lepuhan ini pecah, maka bersihkanlah setiap hari dengan menggunakan air atau menggunakan sabun yang lembut. Oleskanlah salep antibiotika, namun jika muncul ruam merah maka hentikanlah pemakaian salep. Anda harus memperhatikan tanda-tanda infeksi apa saja yang terjadi. Pada kasus luka bakar ringan biasanya akan bisa sembuh tanpa melakukan perawatan lebih lanjut lagi dalam 1-2 minggu. Luka mungkin bisa sembuh dengan terjadinya perubahan pigmen yang berarti bahwa pada bagian daerah yang sembuh warnanya akan berbeda dari kulit yang sehat dan juga kulit sekitarnya.

Klasifikasi Luka Bakar

Posted in Luka Bakar | Tagged , , , , , , | Leave a comment